Apa itu Waterproffing

Apa itu Waterproffing

Waterproofing adalah sebuah prosedur yang dilakukan untuk membuat sebuah objek menjadi tahan atau kedap terhadap air. Sebuah konstruksi bangunan biasanya menggunakan lapisan waterproof untuk melindungi dan menjaga ketahanan struktur bangunan tersebut.

Waterproofing memiliki banyak jenis, tetapi yang biasa dikenal / digunakan secara umum, adalah :

  1. Waterproofing Integral
  2. Waterproofing Membran
  3. Waterproofing Coating

1. Waterproofing Integral

Waterproofing Integral atau Integral Waterproofing adalah sebuah jenis waterproofing atau jenis pekerjaan waterproofing yang memiliki tujuan menciptakan beton kedap air atau menciptakan beton watertight.

Beton integral umumnya digunakan pada struktur beton yang terlindung matahari contohnya dinding basemen, dan lain sebagainya. concrete admixture tidak dianjurkan pada struktur beton yang terkena langsung matahari seperti atap dag beton. Sistem pencampuran bahan integral ke dalam adukan beton dituang secara perlahan-lahan di truck mixer dengan dosis 5-8 liter/m3 beton. Salah satu contoh bahan integral adalah ultrachem integral, conplast 421 (Fosroc), Viscocrete (Sika) dan sebagainya.

Kelebihan waterproofing sistem integral :
Lebih menghemat waktu kontruksi sebab pemasangan waterproofing bersamaan dengan pengecoran, secara tidak langsung kualitas beton menjadi lebih baik, ketahanan beton terhadap serangan gas dan cairan agresif meningkat.

Kekurangan waterproofing sistem integral :
Beton integral tidak akan maksimal jika digunakan untuk atap dag beton atau terkena langsung matahari.


2. Waterproofing Membran

Waterproofing Membran adalah  proses pemberian lapisan kedap air pada beton dengan menggunakan lapisan lembaran (membrane). Jenis waterproofing ini biasa dipakai pada atap dag beton. Lembaran tersebut terbuat dari bahan bitumen yang telah dimodifikasi resin khusus, penstabil dan atioksidan dan diperkuat dengan serat polyester tidak ditentun (non woven polyester fabric) 200 gram/m2.
Tebal lembaran 3 mm. Proses pemasangan lembaran tersebut lebih rumit yaitu dengan cara dipanaskan, dibakar/torching, laminasi dengan lem.

Kelebihan dari waterproofing sistem membrane :
Tidak mudah terpengaruh cuaca dan suhu, aman digunakan didaerah terbuka, cepat serta praktis dalam pemasangan pada daerah yang luas, ketebalan lebih terjamin karena buatan pabrik dengan mesin khusus, mempunyai kelenturan yang baik.

Kekurangan dari waterproofing ssitem membrane :
Lembaran ini bisa sobek ketika proses screeding atap dag beton jika tidak hati-hati sehingga bisa menimbulkan kebocoran.


3. Waterproofing Coating

Waterproofing Coating adalah salah satu jenis pekerjaan pelapisan permukaan untuk mencegah terjadinya kebocoran pada area tertentu. Pengaplikasiannya dapat dilakukan dengan beberapa metode, diantaranya : Menggunakan kuas atau roll. Menggunakan trowel, roskam atau spatula.
Jenis waterproofing ini umum digunakan untuk shower room, toilet, dinding beton basemen dan sebagainya. 

Kelebihan dari waterproofing coating :
Lebih mudah diaplikasikan, praktis, sederhana dan ramah lingkungan.
Terdapat dua jenis sistem coating yaitu waterproofing internal dan eksternal.
Waterproofing internal adalah lapisan kedap air pada tempat-tempat tertentu yang tersembunyi seperti kolam renang, dinding beton, kamar mandi, toilet dan sebagainya.
Sedangkan waterproofing eksternal adalah lapisan kedap air pada tempat yang terkena matahari langsung seperti atap genteng, dinding luar dan sebagainya.


Dengan tujuan menigkatkan pelayanan dalam memenuhi permintaan client, PT. Wilmon Bona Perkasa juga menangani pekerjaan Waterproofing seperti yang sudah dijelaskan di atas.